Messi Sedang Berulah, Namun Dianggap Wajar

Lionel Messi

Kisruh yang tengah terjadi di klub besar Spanyol memang sedang menjadi pembicaraan yang hangat. Barcelona juga dikabarkan tengah mengalami krisis finansial yang dibuktikan oleh banyaknya pemain Barca yang lepas dari tim. Tidak hanya itu pemecatan dan pengunduran diri juga mewarnai kisruh yang sedang terjadi di Barcelona. Seakan tidak rela membiarkan Barca lepas dari pergunjingan dikabarkan Lionel Messi tengah bermasalah dengan Barcelona klub yang membesarkannya. Bagi Messi kejadian ini bukanlah kali pertama bagi Messi. Apalagi Messi tengah tidak akur dengan sang pelatih. Luis Enrique memang membiarkan Messi untuk menyimak kekalahan Barcelona di saat pertandingan melawan Real Sociedad duduk di bangku cadangan.

Messi memang sedang tidak puas dengan segala keputusan yang dilakukan oleh sang pelatih. Messi juga memilih menjalani latihan terpisah dari tim dan pelatihnya. Messi juga membatalkan acara yang seharusnya dilangsungkan dengan dihadiri oleh seribu anak-anak. Menurut Marca, kejadi-kejadian seperti itu sudah dilakukan Messi berkali-kali. Messi memang sering mengalami masalah internal dengan orang-orang di Barcelona. Ingat-ingat saja, Mesi pernah bersitegang dengan pemain Zlatan Ibrahimovic, Tata Martino, David Villa bahkan mantan pelatih Barcelona Pep Guardiola.

Berbagai ketidakpuasan Messi juga disebabkan oleh ketidaksetujuan Messi dengan kebijakan bursa transfer yang telah dilakukan Barcelona ada jeda musim lalu. Kebijakan transfer tersebut memang menjual sahabat karib Messi, yaitu Cesc Fabregas menuju Liga Premier Inggris khususnya di Club the Blues Chelsea. Tidak hanya itu Barcelona dinilai oleh Messi tidak bisa mempertahankan Jose Manuel Pinto. diperparah Barcelona tidak bisa menggaet Sergio Aguero dari Manchester City yang tentunya bisa memperkuat tim Barcelona.

Ulah Messi cukup dilakukan hanya di Klub internal Barcelona. Lionel Messi dikabarkan juga membuat ulah dalam tim nasional Argentina. Pesepak bola yang menerima Balon d’or selama 4 kali berturut-turut ini juga membuat ulah dengan berbuat seenaknya di dalam ruang ganti Albiceleste di Piala Dunia 2014 lalu. Tindakan seenaknnya Messi tersebut disebabkan oleh Ever Banega yang tidak dipanggil oleh Alejandro Sabella, pelatih Timnas Argentina.

Lukas Podolski Mimpikan Jadi La Beneamata

Lukas Podolski Mimpikan Jadi La Beneamata

Inter Milan dengan sangat mengejutkan mendapatkan pemain pinjaman berasal dari Liga Premier Inggris, Arsenal. Pemain yang di dapat Inter Milan, Lukas Podolski bisa menjadi amunisi baru pada lini depan tim Nerazzurri. Pemain yang berusia 29 tahun tersebut yang di pinjam Inter Milan dengan dana 8 juta euro merupakan punggawa Timnas Jerman yang mampu merebut trofi piala Dunia tahun 2014. Pada kesempatan tersebut, Lukas Podolski berhasil mencetak 3 gol dalam 13 pertandingan. Selama Lukas Podolski berada di Inter Milan juga berhasil memperkuat FC Internazionale. Performa yang ditunjukkan selalu apik dan menjanjikan kemenangan.

Seperti pada pertandingan Inter Milan terakhir. Pada tanggal 7 januari Inter Milan mampu menahan serangan Juventus dengan skor imbang 1-1. Pada saat itu pada menit ke 51 Lukas Podolski memasuki lapangan hijau menggantikan Kuzmanovic dan ia berhasil mengembangkan kunci permainan La Beneamata. Pelatih Inter Milan pun turut berkomentar, “ Kami memilih lebih mengatur permainan dan bisa dilihat pemain juventus tidak mudah meladeni permainan kami. Dan beruntunglah, peluang bagus bisa kami ciptakan.”, komentar Macini. Tidak hanya itu Macini mengapresiasi pemain yang merupakan pemain pinjaman dari Arsenal, Lukas Podolski. Macini menyebut Lukas Podolski sebagai pemain berkualitas yang selalu berguna untuk kemenangan tim.

Lukas Podolski dengan karir yang sejauh ini produktif tentunya telah menguntungkan Inter Milan, apalagi Intermilan telah menggenapi koleksi perolehan 18 gelar scudetto. Lukas Podolski juga menyatakan keinginannya untuk menjadi  Legenda La Beneamata. Dirinya ingin mengikuti jejak para pemain Jerman yang juga dulunya menjadi pemain asuhan Inter Milan seperti Jurgen Klinsmann, Andreas Brehme, dan Lothar Matthaus.

Yang selalu diharapkan adalah peforma apik akan selalu di tunjukkan oleh Lukas Podolski. Sebagai pemain yang di inginkan inter milan bisa menjadi pemain permanen tersebut, Lukas Podolski ingin menjadi legenda Inter Milan. Legenda-legenda klub tersebut adalah Ronaldo, Zanetti, Klinsmann, Brehmedan Matthaus. Tentu saja untuk menjadi legenda sebuah klub, masih panjang perjalanan Lukas Podolski untuk bisa berkarir dan mengukir prestasi untuk menjadi legenda klub.

Balotelli Dan Wozniacki Raja Dan Ratu Twitter London

175980794ML003_AC_Milan_v_U

Media sosial yang berkembang pesat di tengah selebritis ataupun atlet dunia sering mendapat perhatian lebih dari para pengikut/ pemerhatinya. Setiap gerak-gerik pada artis ataupun atlet sering kali mendapat komentar berlebih. Salah satunya dimanfaatkan oleh surat kabar terkenal di London menobatkan atlet yang paling sering berkicau di twitter dan tentunya yang sensasional. Atlet yang dinobatkan oleh Daily Mail adalah Balotelli pesepak bola Liverpool dan petenis asal Denmark, Caroline Wozniacki. Kedua dinobatkan menjadi Raja dan ratu Twitter. Penobatan keduanya pun tanpa beralaskan. Keduanya selama 2014 terlalu sering berkicau di twitted dan sekaligus mencuri perhatian public dengan berbagai komentar.

Kicauan keduanya pun selalu menuai kontroversi bahkan hingga merusak nama baik dan menghadirkan sanksi bagi dirinya. Hal tersebut telah di alami Balotelli. Pesepak bola yang merumput di Italia sebagai striker tersebut, pernah berkicau di Twitter namun dengan nada yang SARA. Tidak heran jika dirinya mendapat hukuman dari Federasi Sepakbola. Setelah itu Balotelli pun masih berkicau, dirinya menertawakan klub rival MU yang kalah 3-5 di Markas Leicester City. Tentunya kicauan Balotelli menuai retweet dan difavoritkan oleh banyak pengguna twitter.

Tidak berhenti disitu saja, Balotelli saat membela Italia dalam pertandingan sepakbola saat akan melawan Costa Rika pun juga berkicau di twitter. Isi kicauannya adalah mengenai permintaan mencium Ratu Elizabeth II. Dalam akun twitternya Balotelli bekicau, “ Jika kami (Italia) mampu mengalahkan Kosta Rika, aku menginginkan ciuman di Pipi sang ratu Inggris”. Tanpa membutuhkan waktu lama pengguna media sosial seketika meretweet kicauan Balotelli tersebut. Namun keinginan Balo tersebut juga tidak bisa tercapai, hal tersebut dikarenakan Italia harus kembali ke Italia karena kekalahan melawan Kosta Rika. Akibat dari kicauannya tersebut, Balotelli, mendapat sanksi dilarang mengikuti sekali pertandingan dan membayar denda sebesar 25 ribu pounds.

Sedangkan ratu Twitter, Wozniacki selalu berkicau di twitter dengan nada emosional yang membahas mengenai mantan tunangannya yang hanya bertahan selama 5 bulan. Pemain Golf yang menjadi tunangan Wozniacki memutuskan pertunangan mereka. tidak hanya itu Wozniacki juga berkicau di twitter mengenai dirinya mulai menggunakan high heels setelah dirinya tersingkir dari WTA Finals Championship di Istanbul Turki.

Andy Murray: Pemenang Mubadala World Tennis Championship

Andy Murray - Pemenang Mubadala World Tennis Championship

Final Mubadala World Tennis Championship tahun ini 2015 digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. pada sesi final ini mempertemukan Novak Djokovik dengan Andy Murray. Dalam merebut gelar turnamen tenis ini, pemain asal Serbia, Novak Djokovik telah berhasil mengalahkan Stanislas Wawrinka dengan skor 6-1, 6-2 di babak semifinal. sedangkan Murray berhasil menyudahi pertandingan tenis dengan menyingkirkan petenis Spanyol yaitu Rafael Nadal dengan skor 6-2, 6-0. berdasarkan catatan pertandingan, sebelumnya keduanya pernah bertemu sebanyak empat kali pada grand final pada pertandingan Grand Slam. sedangkan pertemuan mereka yang terakhir adalah di final Wimbledon tahun 2013. pada saat itu Murray lah yang berhasilkan mengalahkan Djokovik. namun berdasarkan catatan rekor, Djokovik berhasil memimpin rekor pertemuan ATP dengan nilai 15-8.

Setelah pertandingan semifinalnya, Novak Djokovik mengeluhkan rasa sakit dan nyeri pada bahu kirinya. pada sabtu, dirinya menjalani tes scan di sebuah klinik di Zayed Sports City dan hasilnya ia mengakui bahwa dirinya berani dan siap mengikuti semifinal melawan Murray. seperti yang di lansir dari BBC, kondisi saya saat ini sangat baik-baik saja, hanya rasa nyeri yang saya rasakan, untungnya bukan luka robek, ujarnya.

Namun pada hari pertandingan semifinal, Djokovik didera demam 4 jam sebelum pertandingan dimulai. Djokovik mengakui sulit membuat keputusan mengundurkan diri dan menyerahkan kemenangan pada rivalnya, Andy Murray.  “Namun untuk menghindari kejadian yang lebih parah lagi, tanpa perasaan sedih ataupun air mata saya yakin untuk membuat keputusan ini, “ Ujar Djokovik.

Pengunduran diri Djokovik pada pertandingan final Mubadala World Tennis Championship di umumkan 3 jam sebelum pertandingan tersebut di gelar. pengunduran dirinya dinyatakan dalam pernyataan tertulisnya. dalam pernyataan tertulisnya, Djikovik mengungkapkan bahwa dirinya sedang sakit demam dan sedang tidak fit untuk bertanding. Djokovik juga mengungkapkan permintaan maaf kepada semua pengunjung dan penggemarnya. Djokovik juga mengungkapkan kekecewaannya karena tidak bisa bermain dalam pertandingan tersebut. keuntungan jatuh di pihak Andy Murray yang mendapat predikat Juara Mubadala World Tennis Championship tanpa melakukan pertandingan sengit dengan rivalnya.